« November 2007 | Main | February 2008 »
Wow.. thank you Niyai Yana for the wonderful unprepared photo shoot!
more photos, please check on our multiply
Ketika saya aktif di friendster,
saya bukan orang yang termasuk suka berkenalan dengan orang-orang baru.
Kalau ada yang minta menjadi teman yah sudah.. they're in my
friendlist. titik. Suatu ketika saya disapa Bu Poppie melalui blog momslashwife kemudian saya mampir juga ke blog beliau ini dan membaca-baca kisahnya. Saya kagum oleh semangat, hati, kecerdasan yang dimiliki oleh Bu Poppie. Saya jadi makin rajin membaca-baca blognya. Dari sanalah saya mulai kenal teman-teman lain seperti mbak Irma (yang ternyata senior ayah), Titien (eh lupa deng
kenalnya dari mana, pokoknye kalo sama Titien mah kenal aja), dll.
Walaupun waktu saya kadang sempit untuk berkomen ria, saya rajin kok
membaca-baca blog mereka
.
Beberapa
hari yang lalu, Bu Poppie ngajak ketemuan, berhubung beliau sedang di
Jakarta. Alhamdulillah saya bisa hadir bersama Raka.
(keterangan foto, ki-ka: Raka, saya, mbak Tutut, mbak Novi, Zaki, Titien, Bu Poppie, mbak Irma, mbak Maya)
Janji
temunya adalah jam 5 sore. Tapi saya sudah ijin sama Bu Poppie untuk
datang terlambat. Kuningan ke Cilandak kan lumayan yah macetnya. SMS
dari beliau adalah "2nd kitchen lt 2 udah nunggu nih hihihihi" Begitu sampai, saya bergegas ke lantai 2 dan menemukan sekumpulan perempuan-perempuan. Saya langsung mengenali wajah Mbak Irma. Yah gimana ngga kenal, orang-orang yang punya account FS dan MP pastilah banci foto jadi udah terkenal di mana-mana
. Saya langsung masuk dan menyapa Bu Poppie dan semua tamunya. Ada Mbak Tutut (waktu itu perempuan cantik dan pintar ini yang mewawancara saya dalam liputan SWA), Mbak Novi dan Zaki jagoannya yang ganteng lagipula pintar, Mbak Levie (saya baru kenal), dan Mbak Maya yang sangat terkenal itu. Sumpah deh, saya belum pernah menulis blog dengan link sebanyak ini hehehe.
Anyway,
kami mengobrol beberapa hal. Topiknya mungkin sekitar Hari yang saya
ngga tau, cerita-cerita blog, makanan, Zaki, Raka dll. Waktunya sempit,
saya berharap bisa bertemu dalam suasana yang lebih lega agar bisa
ngobrol banyak sekali. 
Kami
pun memesan makanan. Saya yang lapar ini langsung memesan nasi uduk
komplit, Mbak Maya ngiler dengan iga bakar tapi katanya ngga boleh
makan nasi karena udah magrib (mmm I failed to see the correlation
between magrib and nasi hehehe), Mbak Irma dengan soto betawinya, Mbak
Tutut dengan lontong yang berkuah santan (apakah lontong cap gomeh,
mbak?), Mbak Levie dengan nasi begana (bener nggak), Mbak Novi dengan
toge goreng, Zaki dengan nasi ayam kalasan. Bu Poppie dengan tongseng
sapinya. Menuliskannya aja udah bikin ngiler yah.. slurup
Saat itu Titien belum datang.
Lalu Bu Poppie membisikkan bahwa beliau membawa celorot. Wah Mbak Irma kegirangan karena celorot ini akan membuat Iya
ngiler setengah mati. Saya pikir Bu Poppie hanya membawa satu kotak
untuk penganan kami saat ngobrol, saya mengambil satu untuk Raka yang
ternyata doyan celorot hehehe
.
Ternyata Bu Poppie menyiapkan goody bag untuk kami semua berupa sekotak
celorot (entah isinya mungkin 10), sekotak risoles. Goody bag pun
bertambah seru karena Mbak Maya membagian dua mangkuk strawberry
mousse. Ah.. so thoughtful.. I was empty handed and felt bad about it.
Mbak Tutut membagikan kartu namanya, wah saya jadi tinggal menghubungi mbak yah kalo narsisnya kumat dan mau diliput SWA lagi hehehe..
Titien juga membawa bukunya Ika Natassa (duh namanya emang kudu ditulis lengkap) karena setelah membaca review yang ditulis oleh Titien, Bu Poppie jadi penasaran membacanya. Oh tentu saja, saya juga langsung promosiin supaya teman-teman membacanya. "Ada Firman dan Inga" begitu promosi saya hehehe...
Sepanjang
kami makan, dua bocah beranjak dewasa (Kakak Zaki dan Baby Raka,
begitulah Zaki menamakan diri mereka), asik berlarian. Raka seperti
biasa, sangat senang bertemu dengan kakak seperti Zaki. Sejak awal
masuk ke 2nd Kitchen, Raka ngga mau duduk di samping saya, maunya
nempel sama Zaki. Zaki yang ceriwis dan lincah ini memang sangat
memikat. Ketika saya ikutan berlari-lari di luar bersama dua bocah ini,
Zaki dengan pintarnya menjaga Raka dan suka cerita hihihi.. Zaki cerita
bahwa ayahnya suka marah-marah, lalu mamanya bilang "ayah jangan
marah-marah", tapi tetep marah-marah hahaha.. Lalu Zaki cerita bahwa
rumahnya di Australia, tapi rumah nininya di Bandung, sekarang Zaki mau
pulang ke Bandung... duh lucunya Zaki. Raka sayang sama Zaki, jadilah
Zaki objek berpelukannya
. Zaki kayaknya sudah siap bener nih jadi kakak.
Tibalah
saat berpisah, kami berfoto sebentar di luar dan saling mencium pipi. I
want to meet all of you again some other time.. Foto-foto lain saya
serahkan kepada Mbak Maya dan Bu Poppie aja deh yang lebih aktif motret
.
(keterangan foto, ki-ka: Raka, saya, mbak Tutut, mbak Novi, Zaki, Titien, Bu Poppie, mbak Irma, mbak Levie)
Bu Poppie dan Mbak Maya, terima kasih banyak atas oleh-olehnya my big boy and my little man love the risoles and the mousse ![]()
(keterangan foto, kiri: Raka sarapan mantau dengan strawberry mousse. kanan: Risoles yang sudah digoreng.. rasanya enak sekali, ayah sampai ketagihan)

Recent Comments