« April 2007 | Main | June 2007 »

May 30, 2007

Me Time

Sabtu lalu saya menelpon Ka Imbi, manager investasi saya-yang sekarang ikutan milis Sehat-yang bikin saya happy banget karena jadi punya tambahan tempat curhatan anak :).

Me: di mana, ka?
Ka Imbi: lagi menyepi nih di starbucks sambil baca buku. Lumayan buat nge-recharge pikiran.

Waaah enaknya bisa menyepi. Kapan ya terakhir saya menyepi untuk me-recharge pikiran? Emangnya batere hp yang harus dicharge? gegegege…

sowwwww… this long weekend I'm planning to have a little, just a tiny winy itsy bitsy 'me' time. Such as:

1. Memasak. Saya punya segudang resep makanan yang sepertinya endang dan gampang, didapat dari berbagai sumber. Walaupun saya ga jago masak dan kalo masak cuma appropriate buat Raka aja, karena kalo ayah pasti comment: "mamaaaaaaaaaaaaah… hambar! Kurang asin!" ya iyalah ga asin, wong ga pake garem. "mamah, ini ikannya kelembekan." ya iyalah, orang steak ikannya untuk Raka. Hihihi.. Walopun demikian, saya sukaaaaa banget masak bareng Raka.

2. Potong rambut. Gondrong nih.. Kalo jalan ke kantor suka ngeliat salon khusus wanita yang tempting banget. Yang setiap lewat situ bikin saya ngomong dalam hati, "I wish this weekend I could go"

3. Makan enak. Ntar abis gymboree class, mau makan enak ah di PIM. Tapi ga mau sushi tei. Udah bosen. Pokoknya mau nyobain sesuatu yang baru, kalo bisa yang organic dan unsalted dan non additive, biar Raka bisa jajan. Sekali-kali…

4. Jalan-jalan di komplek bareng Raka.. Jalan aja pelan-pelan trus stop di depan rumah jamie sambil ngintip-ngintip wekekeke…

so far list-nya ini dulu.

Love,
MamaRaka

                            

May 27, 2007

School Hunting [1]

Raka baru 15 bulan. Tapi perencanaan saya dan Ayah untuk pendidikan Raka sudah dimulai. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dasar kami dalam memilihkan sekolah, yang baru akan dimulai ketika Raka mencapai usia pre-schooler.

1. Internal Growth. Sekolah tersebut harus dapat membantu Raka menggali potensinya, tidak sekedar akademis, tapi juga kemampuan berpikir untuk membantu Raka mandiri dan berpikir sendiri.

2. External Competitiveness. Selain secara internal, diharapkan pendidikan yang didapat akan membantu Raka kompetitif dengan dunia di luar dirinya.

3. Affordability. Ada rupa, ada harga, begitu katanya. Terkait dengan semuanya itu, tentu ada satu hal yang tak terelakkan. Kemampuan. Sebatas apa kemampuan Raka untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Sebatas apa kemampuan finansial saya dan Ayah.

Saya rasa tidak terlalu muluk bukan? Dan saya rasa wajar jika saya mulai hunting dari sekarang. Karena persiapan matang toh jauh lebih baik daripada tidak mempersiapkan apapun.

Baca sana-sini, tanya sana-sini, bahkan sudah mulai menargetkan beberapa tempat untuk ditelusuri lebih jauh.

Kemarin baru ke sini karena alasan dekat banget sama rumah. Sempet baca-baca mengenai metodenya, ringkasnya ada di sini. Tempatnya bagus, asri, jauh dari kebisingan. Di pinggir danau. Cantik. Kelasnya kecil, toiletnya bersih, tempat makannya juga bersih. Sayang saya lupa melihat tempat bermainnya (apakah ada bak pasir, ayunan, dll). Saya juga lupa membawa kamera, tertinggal di mobil yang saya parkir cukup jauh.

and the school hunting begins..

Raka 15 Months!

AsiKemarin Raka 15 bulan. Sehat ceria dengan satu bengkak di pelupuk mata akibat digigit nyamuk.

Foto Raka dipakai di blog Nenen http://nenenshop.com/wordpress/

Raka ganteng deh pake baju itu :p

Development facts: berjalan sesuai milestone.

  • Udah bisa menyebutkan dengan tepat anggota tubuhnya (tapi kalo lagi mood).
  • Udah bisa berisyarat sesuai lagu dengan tepat (lagi, sesuai dengan mood). Udah bisa merencanakan tindakan. B
  • isa meraih lebih jauh, lebih tinggi.
  • Bisa menjadi little assistant di kala ga ada pembantu.
  • Sukanya bersih-bersih.
  • Ngerapiin mainan, nyapu, ngelap gelas, sampai masak.
  • Seneng ngasih makan ikan.
  • Kalau dilarang malah melakukannya.

Nutritional facts: masih ASI dan makanan tak bergaram

  • Makan masih susah. Minum susu selain ASI mentok 250 ml sehari.
  • Sukanya havermut
  • Suka wortel dan buncis. Suka labu siam dikukus.
  • Kemarin for the first time makan chikuteh. Abis tu Raka bau bawang putih :p
  • And for the first time makan soto madura sampe bajunya kuning-kuning.

Health facts: immunization updated.

  • baru mau MMR minggu ini. on schedule.
  • baru sembuh common colds. treatment sesuai guideline.
  • jatuh, kejeduk tembok, benjol kecil. pakai trombophop, benjolnya sudah hilang dalam 1 hari.
  • bengkak karena digigit nyamuk. biasa pakai krim aloe vera untuk mendinginkan kulit. sebetulnya didiemin aja juga bisa, aloe vera hanya cooling agent.

Collage1 Collage2 Collage3

May 26, 2007

Kompleks Selebritis

Di kompleks saya tinggal, terutama di deretan rumah saya persis, ada 2 selebritis. Yang pertama adalah Eva Arnaz. Ah sudah basi lah ya.. dah lama ga ngartis lagi. Nah yang baru saya tau nih (padahal udah 1 bulan pindah ke sebelah rumah saya.. d’oh!), yang bakalan bikin Keke pengen main ke rumah saya nih… hihihi…

Ada

Jamie Aditya! Yup, betul sekali.. Saya yang baru tau dan norak ini langsung ngasih tau Uta yang jejeritan dengan noraknya. Besok saya berencana mau ngeceng di depan rumah, siapa tau Jamie keluar huheheheh trus foto bareng!!!!!!!

Atau atau.. kasih bingkisan selamat datang?? Weks! Telat banget yak..

Atau atau.. ketuk pintu emergency aja hahahaha.

Aih mamah Raka ini norak sekali. Nanti kalo ketauan Ayah bakalan disenyum-kecutin.

Nah, bagi yang ngefans, monggo mampir ke rumah saya..

Wah.. saya tetanggaan sama Jamie Aditya!!!!!

Norak mode: ON

May 24, 2007

ASI is the BREAST

Bingkisan dari Nenenshop datang.... sebuah kaos lucu dan nyaman bertuliskan "ASI is the Breast!"

Liat nih.. keren kan Raka..

2405200784325052007846

 

May 23, 2007

Bayi Belajar Membaca

Wah sekarang gencar sekali ya pihak-pihak (trainer, kursus, buku) yang mempromosikan 'Belajar Membaca untuk Bayi'. Metode-metodenya terdengar canggih, menjanjikan, dan rasa-rasanya ga ada orang tua yang ga pengen anaknya hebat. Sabtu kemarin saya ke toko buku dan melihat pajangan menarik 'flash card untuk bayi' dalam bahasa Indonesia. Lalu di kantor saya, ada teman yang punya anak batita dan dengan serius membicarakan topik mengajari bayi membaca.


Sebetulnya seperti apa sih dan bagaimana cara bayi belajar membaca?



Apakah perlu? Apakah penting untuk perkembangan intelektualitasnya?
Apakah penting untuk bisa berkompetisi di kemudian hari?

Teman kantor saya:
"Gue juga awalnya ga mau ngajarin anak gue baca sebelum SD. Toh nanti kelas 1 SD akan diajarin baca tulis. Biarin aja pada waktunya dia
bermain, dia bermain, bukannya belajar baca. Tapi sayangnya, kurikulum Indonesia ga mendukung. Anak gue waktu kelas 1 SD diajarkan Social Science, PPKN, IPA, yang mana semuanya dalam bentuk tulisan. Anak gue ga diajarin baca tulis di SD! 6 bulan pertama itu gue kerja keras ngajarin dia baca. Kasihan anak gue yang harus kerepotan mengejar ketinggalannya.
Jadi gue saranin, ajarin aja dia baca."

Klien saya:
"Tidak mengajarkan anakku baca tulis sebelum waktunya. Lebih baik
carikan sekolah yang mengajari dengan bermain. Yang mengerti
perkembangan anak bukan hanya kurikulum. Bahwasanya menulis adalah mengikuti titik-titik sama halnya seperti menggambar dan mencoret-coret, maka kuatkan kemampuan motorik tangannya supaya kelak dia bisa menulis."
Opini pribadi saya:

Saya ga akan secara khusus mengajarkan membaca, menggunakan flash card. Membaca bisa menjadi aktivitas bersama yang mengasyikan dan banyak manfaat. Membaca adalah memahami makna dari tulisan atau gambar. Jadi
saya dan Ayah akan mengajak Raka membaca bersama bukan belajar membaca. Akan tetap membuat Raka mencintai buku, mengerti cara memperlakukan buku, membalikkan halaman, bercerita tentang apa yang ia lihat.
So moms, boleh share pengalaman menggunakan / tidak menggunakan metode
itu?
salam,
MamahRaka yang lagi serius baca Shopaholic & Baby, oleh-oleh dari Bucil. Makasih ya Bucil...

May 21, 2007

lulus probation

alhamdulillah.. akhirnya.. lulus probation :D

21052007840_1 

May 16, 2007

What an almost 15 months-kid can do..

Babe

Raka memahami arti kata "NO". Ketika saya atau ayah bilang "NO" artinya dia tidak boleh melakukan hal tersebut. Kami berusaha menggunakan NO yang wajar dan tidak berlebihan. Jika itu bahaya, jika itu buruk bagi Raka, maka NO akan keluar dari mulut kami. Jadi NO adalah kata yang serius.

Hanya saja, semakin lelah kami, kadang jadi gampang mengucapkan NO. Yang akibatnya adalah Raka tidak lagi menganggap NO itu serius. Raka jadi seperti ngetes ayah mamahnya aja. Dibilang NO malah melakukannya.

Misalnya gambar ini:

"Raka, NO."

"Ba-be" kata Raka. Maksudnya adalah 'bubble'.

Bagi Raka, main ludah itu bentuk permainan baru, di mana dia bisa menciptakan 'bubble' seperti ayahnya makan permen karet. Rasanya hebat sekali bisa menciptakan bubble seperti itu. Dan rasanya NO kami tidak pada tempatnya. Bener ga? Apakah mestinya membiarkan dia main ludah sampai mahir dan bosan?

Lain lagi, ketika Raka tidak sengaja terkena bola cukup keras di bagian kepalanya. Mungkin tidak sakit tapi kami cemas, langsung menghampiri dia, mengusap kepala dan menciumnya. Eeeh.. Raka malah mengulangi lagi menjedukkan kepala dan bola.

"Raka, NO. It will hurt you."

Tapi Raka malah terus mengulanginya sambil tertawa-tawa karena mungkin lucu melihat kami sedikit panik. Atau jangan-jangan minta dicium?

Sekali lagi, mungkin NO kami tidak pada tempatnya atau salah penyampaiannya?

Raka juga sedang belajar mengatakan NO. Ketika Raka masih mau main sama ayah padahal sudah waktunya mandi, Raka akan berusaha menghindari kejaran pengasuhnya. Ngumpet, misalnya. Atau tiduran di tempat tidur dan ga mau digendong. Atau malah nangis. Dia bahkan bisa meniru kami menggoyangkan telunjuk sambil ngomong "NOOOOOO"

Learning Points:

1. Saya belajar, berusaha, untuk meminimalisir penggunakan kata NO. Gak mau kan di kemudian hari Raka mengumbar kata NO. "NO, I don't wanna eat that!" atau "NO, I don't wanna have a bath" atau "NO, I don't wanna go to sleep!"

2. Saya akan berhati-hati dalam berucap. Mencari alternatif pengganti kata NO. *sigh* Susyeh ya boooo...

3. NO is a strong word. Use it properly.

4. Bear in mind, bear in mind, bear in mind, Mamah & Ayah that he's a smart kid who does what we do, says what we say.

Bahan bacaan:

http://www.babycenter.com/refcap/toddler/toddlerbehavior/11981.html

Pot Luck Party

______________________________________________
From:  Human Resources
Sent: Tuesday, May 15, 2007 4:17 PM
To: JAK LOCAssociates
Subject: Pot Luck Party

Hi…
It's been quite sometime that we dun have party ya..
Alasan gak sih, secara bentar lagi kita mau main bowling bareng gitu??

Besok hari terakhir kerja sebelum kita berlongweek end..
Kita pot luck yuuu mareee

It's really not an obligation!!
Gak mesti harus bawa sesuatu kok,
Yang mau bawa monggo, yang gak bisa gak apa2, tetap kita akan makan bersama, OK!!
Setuju ya!!

Tolong daftarkan makanan yang mau dibawa ke sus Ratna, supaya tidak ada pendobelan jenis makanan.

Let's have some fun tomorrow!
(coba deh, biarpun cuma 30 menit, teteb.. seru dan brutal)

______________________________________________

Gue speciality nya sih chicken wings..so I am going to bring that…tapi satu orang satu sayap yah..hihihi
Just kidding

______________________________________________

Ari Sapta : Es Manado
Ari Machardi : Risoles n Ketan
Theo  : Baso
Bu Rini  : Schotel
Nia  : Spaghetti
Catur  : Blenger

Asikkkk…bsk pasti kenyang bgt nehhhh……gw bag penikmat aja ya…….ma acih semuanya…………..:))

______________________________________________

Nurie : ikan bakar babe lili

______________________________________________

Gua masih binun…mo bawa pastel seorang 1 ato bawa sirup markisa…sebotol for all….:))

______________________________________________

yang berharap-harap bisa cepetan party:

16052007834

sebagian makanan yang sedang disiapkan:16052007836 16052007837

______________________________________________

ENAK!

May 15, 2007

My Pipi Tomat

Udah lama ngga ngobrol leluasa sama orang gendut nan imut ini. Biasanya kami udah keburu disibukkan oleh Raka (but of course!), jadwal, keluh kesah dan cerita pekerjaan.

Belanja

Saya: "Yah, mamah mau beli beras. Ayah mau ikut?"
Ayah: "Ngga deh. Mau istirahat, lagi batuk nih."
Saya: "Ya udah. Mamah balik 2 jam lagi ya."
Ayah: "Mau beli apa aja? Sini liat dulu daftarnya."
[binun.. Emangnya ayah tau household yang abis?]
Ayah: "Mau liat kalo ada yang kurang.."
[diem aja karena sibuk berpakaian]

Daftar belanjaan udah ditangan dan ga dibuka-buka sampai di tempat.
Begitu membuka dan membacanya, di paling atas ada tulisan ceker ayam khas ayah

Beng beng
Manisan mangga
Somboy

Hihihihi

Partisi vs Ikan Koi

Ayah: uang ayah Rp xxxx mendingin buat bikin partisi, beli ikan koi atau beli buku?
Saya: partisi [udah long overdue.. Bisa-bisa rumah ga kelar-kelar]
Ayah: ikan koi-nya impor dan lagi murah. Ayah bisa beli banyak.
Saya: prioritasnya partisi. Kalau ada sisa boleh beli ikan koi.
Ayah: tapi ikan koinya ada yg cuma 300rb.. Biasanya 1jt. Dan bisa gede tuh.
Saya: partisi
Ayah: ya udah deh.. Nanti kita omongin lagi di rumah
Saya: pokoknya partisi

Hehehe maksa ya mamah

May 12, 2007

Main, main, dan main

Main_sepeda

Main_tunnel

Main_di_toko_bukuSetiap sore Raka main bersama dengan anak-anak kecil lain di kompleks. Biasanya sesaat sesudah makan sore tapi sebelum mandi sore. Seru banget denger cerita mainnya Raka. Teman Raka banyak karena Raka anaknya ramah dan suka main sama siapa saja mulai dari orang arab, bule, sampai orang India yang awalnya dimarahin sama Raka hihihi. Saya lagi ngebayangin, nanti Raka kalau udah besar akan sering main kayak ayahnya dulu sampai item dekil jelek banget gitu. Yah ga papa ya sayang, kalau ga main kan ga belajar bergaul...

Foto kedua itu diambil waktu Raka main terowongan --salah satu mainan favorit Raka di Gymboree. Saya diberitahu oleh staf pengajarnya, bahwa salah satu tujuan menggunakan terowongan atau berjalan di dalam terowongan adalah menghindarkan anak dari klaustrophobia atau fobia terhadap tempat tertutup. Oh ya? Saya pikir hanya untuk melatih koordinasi saja. Wah saya masih mesti banyak belajar nih.

Yang terakhir adalah waktu Raka diajak ke toko buku. Saya berniat membelikan beberapa buku pop up untuk Raka. Terbayang bahwa nanti saya akan merogoh kocek lumayan besar untuk beliin buku. Eh ternyata.. buku anak-anak terbitan Indonesia sudah banyak variasianya, bagus-bagus, bisa pilih mau bahasa Indonesia, Inggris, atau bilingual, dengan ilustrasi bagus, bahan karton yang juga bagus dan harga yang jauuuuuuuuuuuh lebih murah dari bayangan saya. Hampir saya jadi kalap membelinya, tapi dengan pertimbangan bahwa "memborong" akan memberikan contoh yang ga bagus untuk Raka, saya cukup puas memilihkan 2 buku cerita pop up seri binatang hutan dan binatang ternak dan 1 buku cerita aktivitas sehari-hari.

Lucunya lagi, toko buku tersebut bisa bikin Raka betah. Raka berkeliling sendiri mencari buku yang dia suka, mengambilnya, lalu duduk di kursi dan membacanya. Lucuuuuu banget ngeliatnya. Lebih lucu lagi melihat dia berinteraksi dengan anak berkacamata di sebelahnya. Raka mengajak anak itu ngobrol dengan bahasa bayinya dan anak tersebut menjawab dengan penuh perhatian sambil mengusap kepala Raka lembut. Untungnya kamera digital selalu ada di tas saya, momen seperti ini sayang banget dilewatkan :)

Yang tidak ada dalam foto:

Raka memasak lagi hari ini. Kali ini nyemplungin tahu sutra ke dalam kaldu untuk dibuat menjadi sop tahu dan bantu masukin tempe untuk bikin kering tempe. Tapi Raka hanya bertahan dua menu saja, saat mempersiapkan Perkedel Ikan, Raka udah ngacirrrr.

Besok saya mau berenang sama Raka. Wish us luck yah!

May 10, 2007

ASI vs Nutricia Ad

Saya udah lihat iklan Nutricia yang menghebohkan itu. Hmm.. ya saya setuju dengan ibu-ibu di Indonesian Breastfeeding Mothers Association.

Ayah Raka, sebagai Breastfeeding Father, juga mendukung penolakan terhadap iklan ini.

Mau membantu bangsa ini juga? Lihat selengkapnya di sini:

http://asi.blogsome.com/

salam ASI,

mamahRaka yang bersyukur mendapatkan informasi lengkap ttg ASI jadi Raka dan mamahnya sampai sekarang masih semangat nyenyen.

Seni Memuji

Ayah melarang saya memuji fisik Raka di hadapan Raka. Maksudnya adalah supaya Raka ngga menilai orang dari fisiknya saja.

"Jangan menghakimi buku dengan koper"

hehehe...

Ayah bilang, memuji terus menerus juga akan membuat Raka kebas terhadap pujian.

Pujian kan bisa dalam bentuk:

09052007830_1- a tap on his shoulder

- a sincere smile

- a warm hug

- a long kiss [weeeh... ini mah untuk mamah, ya?]

Iya deh iya, saya setuju. Membesarkan anak dengan pujian akan memberikannya harga diri dan rasa percaya diri. Tapi dengan pujian yang berlebih akan membuat dia sombong? Ngga mau belajar lagi? Menganggap pujian ga ada artinya?

Btw, ayah belajar seni memuji darimana? Sering dipuji siapa hayooooo???  Terus kalo posenya kek gini, muji apanya ya hihihi

Tips buat emak-emak yang suka memuji:

  • pajang hasil karya anak daripada terus-terusan bilang gambarnya bagus.
  • mujinya pas anaknya tidur aja dan pas ayahnya tidur juga. soalnya ada yang berasa ganteng weeeeeek

May 08, 2007

Raka udah gede!!!!

14042007800 Gue udah ngga inget kapan Raka jadi 'gede' begini. Sekarang udah sama gayanya dengan anak-anak kecil yang gue kenal.
1. Bisa mukul-mukul gue, kalo gue lambat buka baju padahal dia pengen nyonyo
2. Bisa guling-guling di lantai, kalo keinginannya gak cepat dituruti
3. Bisa ngegodain ortunya, kalo dilarang malah dilakonin. Dia pikir itu lucu ehehehe. Halah jago pisan.. Sekarang malah suka pura-pura nangis terus kalo gue samperin, dia malah bilang "BAAAAAA"
4. Makin jago mimicry! Ngikutin gaya ketawa ngakak ayahnya sampe mukul-mukul lemari.
5. Bisa ngajak main.
6. Suka main di luar dan gak mau pulang.
7. Bisa marahin anak orang.
8. Bisa geli ngeliat orang India yang keling banget. Hadoh Raka.. Jangan rasis gitu dong nak.
9. Kulitnya mencoklat karena main melulu di luar..

Aih Raka udah gede yah.. Bikin mamah makin rindu aja tiap hari kalo lagi di kantor.
Kalo abis pulang main, kulitnya jadi hangat dan harumnya campur bau kepanggang gitu. Hmm yummy!

Kmrn ada client gue cerita, dia menghitung waktu yang bisa dia habiskan dengan 2 anaknya. In total dia menghabiskan 5 bulan saja.
Lalu gue coba berhitung juga. Haaaaaaaaaa… gue cuma menghabiskan 2.8 bulan. Where all those time goes??????? Apakah gara-gara itu juga akhirnya gue ngerasa "lho Raka udah gede gini?"

May 06, 2007

Promising Artist: First Masterpiece

What's new on the fridge? Did Ayah leave another notes? Or Mamah wrote another recipes?

Masterpiece_1

Oh.. It's Raka's first masterpiece... Very good, Raka. Now the fridge looks merrier than ever.

Wanna know the promising artist at work? Here he is...

Promising_artist

May 05, 2007

Ikan

Raka agak susah makan ayam dan daging, pasti lepehannya banyak, kecuali dalam keadaan lapar berat. Makanya saya harus memvariasikan menu ikan sebagai sumber protein hewani, supaya di kemudian hari Raka gak bosen makan ikan. [note: tetep berusaha bikinin ayam / daging yang gak bakalan dilepeh Raka].

Stik Ikan Gindara

Bahan:

500 gram fillet gindara, minced

1 sdm unsalted butter

3 siung bawang putih dan merah, haluskan

sedikit pala bubuk, merica

1 putih telur [kuning telurnya diorak-arik aja hehe]

1 sdt minyak wijen

3 lbr roti tawar, sobek, rendam dengan susu UHT secukupnya

100 g tepung maizena

2 telur kocok lepas

tepung tempura yang banyak

olive oil untuk menggoreng [dipanggang juga boleh]

Cara:

  • Campur ikan, bawang putih+merah, merica, pala, aduk.
  • Masukkan putih telur, minyak wijen, roti tawar, aduk. Bentuk sesuai selera. Ide: gepengkan lalu potong atau bentuk bola-bola dengan bantuan sendok.
  • Kukus hingga matang, dinginkan.
  • Gulingkan dalam kocokan telur, lalu tepung maizena, terakhir tempura, dan goreng hingga kuning kecoklatan.
  • Tiriskan lalu tekan-tekan dengan tissue supaya minyaknya ilang dikit.
  • Sajikan dengan nasi beras merah atau putih atau kentang kukus dan sayurannya jangan lupa.

Ikan Kakap Bumbu Kecap

Bahan & cara:

Fillet ikan kakap [ya of course lah, judulnya kan ikan kakap] lumuri dengan jeruk nipis, diamkan.

Lalu bumbui dengan kecap manis, diamkan lagi.

Panaskan unsalted butter, goreng.

Gak selalu sukses sih.. namanya juga usaha, ya gak?

May 03, 2007

Raka's Wishlist

44_45_dolan_imported_resize_resize_resiz

Book2

Book1

CrayonAyah, Mamah, Raka minta buku baru.. buku Raka udah abis dibaca. Mamah juga nih dah lama ga beli Ayahbunda, kan jadi Raka ga pernah baca buncil baru lagi.

Trus Raka minta krayon juga dong. Raka mau gambar di tembok eh di kertas deeeeeng...

Trus Raka minta mainan puzzle yang gampang dong mah. Mamah beliinnya yang pieces-nya banyak dan rumit. Raka kan belum bisa. Kata Ayah, beliin mainan harus sesuai perkembangan umur, biar Raka ga frustasi, Mah.

Ayah, nanti ajarin Raka main basket lagi ya. Janji deh, Raka ga gotong-gotong ring basketnya kalo Ayah mau nombok. Ajarin Raka lay up dong yah... Raka kan mau loncat kayak Ayah juga.               

May 02, 2007

Domestic Issues

Punya rumah sendiri, punya masalah tersendiri juga. Mempekerjakan asisten untuk meringankan tugas-tugas domestik adalah jamak di Indonesia [saya masih terkagum-kagum pada Lynette-Desperate Housewives yang punya pekerjaan mapan namun keempat anaknya dan urusan domestiknya terpelihara]. Saya ada satu asisten untuk menjaga Raka secara fisik, memberi makan, memandikan, mengajak bermain di saat saya dan Ayah tidak ada di rumah. Tapi saya committ kok untuk urusan nutrisi dan perkembangan Raka, selelah apapun kondisi saya. Lalu ada satu asisten lagi untuk menjaga rumah tetap bersih, karena ngga mungkin saya yang kerja seharian ditambah waktu tempuh kantor-rumah yang menyita usia itu, harus membersihkan rumah lagi. Lalu ada satu lagi asisten saya untuk antar jemput, tujuannya sih sederhana, supaya waktu saya dengan Raka tetap optimal dan saya tidak terlalu capek.

Masalah-masalah seputar pekerja slash asisten ini yang belakangan bikin saya pusing.

Pertama, asisten saya yang ngurus rumah pulang kampung karena rindu pada anaknya dan ngga balik lagi. Sebel banget karena dia ngga pake bilang bakal pulang kampung for good. Kalau bilang kan saya bisa mengantisipasi dengan mencari orang lain!

Kedua, asisten saya yang bertugas antar jemput beberapa waktu lalu membuat mobil saya tertabrak dan kaca spionnya pecah. Urusannya ngga berhenti sampai situ, yang nabrak ini orangnya penakut tapi sok jago. Beberapa hari lalu datang ke rumah dengan membawa Brimob dan bawa 10 orang temannya. Yah lagak.. Emangnya Ayah penakut, weee!!!! Yang saya sesalkan adalah orang-orang ini lolos dari pos security dan satu lagi adalah Ayah mempersilakan mereka masuk ke rumah. Hey.. My home is for me, my family, and those who come with invitation and good will! Setelah saya denger cerita dari Ayah, saya langsung panas, ganti baju, dan pergi ke pos security to raise my concern.
"Tidak ada yang boleh datang ke rumah saya tanpa saya undang. Telepon saya untuk memastikan. Dan pastikan mereka meninggalkan KTP." So guys, sorry ya kalo next time dipersulit oleh Security di depan pas mau bertamu ke rumah saya. Mohon pahami bahwa saya punya Raka yang saya tinggal sendirian di rumah pada siang hari. Besokannya ketika saya keluar dari kompleks, Security yang jaga di depan sudah berganti shift dan tersenyum takut-takut sama saya, si ibu cerewet ini.

Ketiga, pengganti asisten yang pulang kampung itu adalah adiknya si Mun (yang kerja di tempat mama). Ah, banyak friksi dengan penjaga Raka dan Pak Supir. Sampai saya akhirnya menegur dia dengan keras. Dua hari yang lalu dia minta izin beli sabun di minimarket depan kompleks. Ijin jam 8 malam dan belum kembali sampai sekarang. Awalnya saya takut dia kenapa-kenapa, karena memang baru menerima gaji, mungkin ditodong orang atau apa.. Ternyata dia pergi menginap di rumah pacarnya [menurut yang kerja di tetangga sebelah]. Trus katanya, dia mau balik ke rumah saya. Hey… kalau saya bersikap manis selama ini, bukan berarti saya ngga bisa mengusir kamu dari rumah. Saya ngga terima pekerja yang sembarangan nginep di tempat lawan jenis yang baru dikenal selama 2 hari. Huh!

Drama.. Drama.. Drama..

May 01, 2007

Tata!!

Hari Senin kemarin, Raka bersiap pergi ke Play Class-nya Gymboree. Baju yang dipakai saat itu adalah baju merah bergambar Gymbo (tokoh sentralnya Gymboree, seperti Ronaldnya McDonald gitu). Asisten saya bilang ke Raka sambil menepuk dada Raka, "Ini Gymbo" maksudnya adalah gambar yang ada di bajunya adalah Gymbo.

Raka langsung menepis tangan asisten saya dan bilang, "Tata" sambil menepuk dadanya sendiri

"Oh bukan Gymbo?"

"Tata"

"Ini namanya siapa?"

"Tata"

"Oh.. Namanya Muhammad…"

"Tata"

"mulya Alifan…"

"Taaaaa"

"Jadi bukan Gymbo?" iseng deh

"TATAAAAAAAAA" nah sekarang marah deh.

----

"kukukuruyuk begitulah bunyinya, kakinya bertanduk, hewan apa namanya?"

"YA YAM"

"suara cicak gimana, Ka?"

"cekecekecekcekcek"

----

"ugh ugh" sambil nunjuk nunjuk

"apa Raka?" tanya saya

"BUWAAAAAAAAH" sambil nunjuk-nunjuk ke arah rak-rak buah di Hero.

"Itu buah. Raka mau buah?" biasanya saya ngajak Raka ke Hero setelah kelas Sabtu.

"Iyah" sambil ngangguk-ngangguk. Eeeehehehe Raka udah bisa ngangguk-ngangguk.

"Raka mau buah apa?"

"BUWAAAH"

Saat ini sih lagi suka banget sama jeruk.

----

"nyo nyo nyo nyo"

"Raka haus ya?"

"iyah.. Nyo nyo nyo nyo"

Nyonyo adalah kata baru dari Nyenyen

----

Photo Album

V V I P

Things To Do

  • my43things